Penyelewengan Lembaga PT. Simasindo

Penyelewengan Lembaga PT. Simasindo

Mendengar kata penyelewengan penghidupan tentu saja bukan hal yang asing pada telinga kalian. Salah satu kasus yang menyimpangkan baru atas kasus mereka dialami oleh pemilih jasa terbesar daripada PT. Simasindo yaitu Made Adi Wibawa . Pemilik kontribusi tersebut telah dilaporkan saat tanggal 25 Juni 2019.

 

Bagi kalian yang sedang awam dengan apa ini PT. Simasindo, perusahaan ini merupakan kongsi yang menghendaki untuk mengakomodasikan bisnis pendanaan dari Northcliff di dalam pasar saham. Dari sisi pemegang bagian dari PT. Simasindo adalah Gerhat Siagian kasus penyelewengan jabatan sebab Made Pertama Wibawa & Gede Arie Suteja ini mulai tercipta pada intim kerja kongsi yang dikerjakan di akhirusanah 2015.

 

Pada rapat tingkah laku tersebut disepakati adanya tingkat untuk pembelian saham untuk mengembangkan industri yang terletak di Korong Mega Kuningan tersebut ialah PT. Simasindo. Keinginan perusahaan tersebut untuk mengembangkan perusahaan dengan jalan pembelian saham tersebut terealisasikan.

 

Hal ini terjadi kelanjutan adanya kesepakatan jual beli jasa diantara PT. Simasindo serta juga PT. Swiss Tabungan Kapital Nusantara untuk bisa membeli reksadana Narada / saham PT. NKI yang mana mereka merebut saham mayoritasnya dan perundingan tersebut tercipta pada bulan Desember tahun 2016.

 

Tetapi terjadi servis SPA yang dilakukan sambil Made Adi tadi dimana perubahan SPA terjadi pada bulan Februari 2017. Yang mana yang sebelumnya pembelian bagian dilakukan sama PT. Simasindo dan diganti menjadi PT. Jatarupa dimana dalam kongsi tersebut paling banyak saham yang dimiliki oleh keluarga mulai Made Rafi tadi.

 

Saat ditanya apa alasan pergantian SPA tadi maka Made Adi menunjukkan bahwa perundingan yang dilakukan sebelumnya sambil PT. Simasindo untuk pemesanan saham tadi tidak relasi dilakukan pembayaran sehingga perjanjiannya dibatalkan. Beserta begitu terjadilah pengalihan yang dilakukan oleh PT. Jatarupa tadi.

 

Disini terjadi ketaksesuaian ketika getah perca pemegang jasa dari PT. Simasindo mengundang dari mana dana yang di dapatkan oleh PT. Jatarupa untuk membeli reksadana Narada tadi. Sedangkan kiriman yang dimiliki oleh PT. Jatarupa sedianya dimiliki sebab PT. Simasindo tadi. Menjadi itulah asal mula atas kasus penyelewengan jabatan yang dilakukan oleh pemilih jasa terbesar mulai PT. Simasindo.